Maniskidul_Rabu, 17 Desember 2025, Pengurus Yayasan Husnul Khotimah yang dipimpin oleh Ketua Umum Yayasan, didampingi oleh Mudir dan Kepala Divisi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di seluruh lingkungan pesantren. Sidak ini bertujuan untuk memastikan kebersihan, ketertiban, dan kualitas fasilitas yang ada di pesantren. Tim sidak yang terdiri dari pengurus yayasan, Mudir Pesantren, dan para kepala divisi yayasan, mengunjungi berbagai fasilitas pesantren, termasuk asrama, kelas, fasilitas olahraga, dan fasilitas lainnya. Mereka juga melakukan pengecekan terhadap kebersihan dan ketertiban di setiap area. Mudir Pesantren, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya yayasan untuk meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas pesantren. “Kami…
Author: hk media 2
KUNINGAN — Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua madrasah di bawah naungan Yayasan Husnul Khotimah—MTs Husnul Khotimah dan MTs Husnul Khotimah 2—berhasil meraih Medali Perak dan Medali Perunggu pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025. OMI Nasional 2025 digelar pada 10–14 November 2025, dengan Provinsi Banten sebagai tuan rumah. Ratusan peserta dari 34 provinsi hadir mengikuti berbagai bidang kompetisi. Penutupan OMI berlangsung di Grand El-Hajj Tangerang, Banten, pada Kamis (13/11/2025). Kompetisi sains pada OMI semakin kompetitif, karena tidak hanya diikuti oleh siswa madrasah, tetapi juga dari sekolah umum. Seleksi dilakukan…
Oleh Imam Nur Suharno Kepala Divisi Humas dan Dakwah Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat Hari santri menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen santri Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Pesantren menjadi rumah kedua bagi santri. Dari ‘rahim” pesantren inilah lahir santri -santri yang selalu siap mengawal Indonesia menjadi pusat peradaban dunia. Pesantren, sebuah institusi pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Bagi para santri, pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah kedua yang memberikan ketenangan, perlindungan, dan bimbingan. Pesantren menjadi rumah kedua bagi para santri yang datang dari…
Oleh Imam Nur Suharno Gagasan pendidikan ala militer untuk siswa nakal telah memantik pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebenarnya sah-sah saja, namun akan lebih bijak jika gagasan tersebut diawali dengan kajian yang mendalam dan holistik. Mengapa tidak digagas pendidikan ramah bagi anak? Pendidikan ramah anak adalah pendekatan pendidikan yang mengutamakan kesejahteraan, hak, dan kebutuhan anak dalam proses pembelajaran, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan optimal dan pembentukan karakter positif. Pendidikan ramah anak bertujuan untuk menjamin hak-hak anak, mencegah kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah, serta mendukung partisipasi anak dalam perencanaan dan kebijakan pendidikan. Mari kita simak kisah berikut ini pendidikan ramah…
Oleh Husnul Khotimah Literasi menjadi bagian terpenting bagi kehidupan manusia. Tidak hanya untuk kalangan remaja, tetapi untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. Terlebih di zaman yang semakin canggih dan modern ini, literasi menjadi bagian yang harus ada dan menjadi bagian integral dalam kehidupan. Tanpa literasi, manusia akan tertinggal zaman. Di tengah derasnya arus modernisasi, Muslimah dituntut untuk tetap teguh memegang nilai-nilai Islam sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Salah satu kunci utama untuk itu adalah literasi. Namun bukan sekadar literasi umum yang sebatas membaca dan menulis, melainkan literasi Islam, yakni pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an, hadis, serta ilmu-ilmu…
Oleh Adi Bintoro Bahkan Rasulullah SAW, Allah SWT perintahkan untuk menuntut ilmu. Sehingga Ibnul Qayyim berkata, “Cukuplah perintah Allah kepada Rasul-Nya agar memohon dikaruniai tambahan ilmu, menjadi sebuah kemuliaan bagi ilmu.” Para Santri hadir untuk membangun Indonesia. Tak bisa hanya bermodal semangat, ianya harus didukung dengan keilmuan yang mumpuni. Jiwa para ulama pencari ilmu harus ada dalam jiwa santri. Karena para ulama adalah pewaris para Nabi. Mereka tidaklah mewarisi apapun kecuali ilmu. Mereka adalah orang yang memburu dan meraih ilmu serta berlelah-lelah di jalan ilmu sehingga mereka mendapatkan bagian warisan ilmu yang tak terkira banyaknya. Sedalam dan serakus apa…
Oleh Mustopa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk memastikan anak-anak usia sekolah, termasuk santri di pesantren mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi. Program ini hadir sebagai upaya nyata dalam mencegah masalah gizi. Di pesantren, program MBG dinilai sangat bermanfaat karena tidak semua santri memiliki latar pengetahuan gizi yang sama. Kehadiran makanan sehat membantu mengurangi kesenjangan gizi, menjamin asupan gizi seimbang. Lebih dari itu, program ini juga mendukung terbentuknya generasi santri yang cerdas, sehat, dan produktif. Dengan demikian, MBG bukan sekadar program makan gratis, melainkan sebuah investasi untuk mencetak generasi emas Indonesia di masa depan.…
Oleh Agus Muhajir Mungkin masih banyak yang mengira bahwa kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Samudera Pasai. Pada kenyataannya, kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Perlak yaitu sekitar abad ke-9 hingga abad ke-13. Kerajaan ini diperkirakan berdiri tahun 840-1292 Masehi, lebih dulu dibandingkan Samudera Pasai yang berdiri tahun 1267 Masehi. Kerajaan ini terletak di wilayah Perlak, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam. Raja Pertamanya adalah Sultan Alauddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Meskipun Samudera Pasai lebih dikenal sebagai kerajaan Islam pertama, penelitian dan bukti sejarah menunjukkan bahwa Perlak sebenarnya lebih dulu berdiri sebagai kerajaan Islam. Sumber sejarah tentang eksistensi kerajaan ini adalah pada naskah…
Oleh Kosim Program Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an (TTQ) merupakan salah satu dari tiga program unggulan Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Program ini menjadi pilar utama dalam membentuk karakter dan ruhani santri, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan hanya dalam hafalan, tetapi juga dalam pengamalan. Pembelajaran TTQ yang dilaksanakan setiap pagi, dari pukul 07.00 hingga 07.40 WIB secara berulang akan turut membentuk karakter santri. Dalam proses pembelajarannya, para santri dibimbing oleh seorang musyrif untuk menyempurnakan bacaan dan hafalan santri. Musyrif TTQ menyimak bacaan santri satu persatu. Jika ada kesalahan, musyrif akan langsung memperbaiki, dan memastikan setiap huruf dan ayat…
Oleh Ade Hasby Ashidiqy, SQ Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HK) merupakan pesantren yang berbasis dakwah dan tarbiyah, di sinilah Alfaqir dibina dan digembleng dari tahun 1998-2002. Salah satu faktor yang membuat ketertarikan pada HK adalah karena ingin mewujudkan cita-cita sedari kecil yaitu ingin menjadi da’i yang bisa keliling Indonesia. Ketika mendaftar di HK tahun 1998, Alfaqir mengikuti tes tulis sekaligus wawancara, Alhamdulillah Alfaqir sujud syukur di Masjid Al-Husna karena diterima sebagai salah satu santri di pesantren yang berbasis dakwah dan tarbiyah. Perjalanan meraih cita-cita dimulai dari HK. Masih teringat wejangan dari murabbi dan gurunda Allah Yarham KH. Achidin Noor,…
