Author: hk media 2

Oleh Yayat Hidayat, Lc., M.H. Pada era 5.0 yang berkaitan dengan percepatan teknologi, mahasiswa menjadi garda terdepan dalam perubahan. Selain sudah terlahir mahir terhadap pengetahuan modern, mahasiswa juga seharusnya memiliki pondasi yang cukup kuat dari dasar keislaman. Sesuai firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1: “Bacalah dengan (nama) Tuhan Yang menciptakan.” Hal ini berarti membaca dan menghormati hasil karya Tuhan. Manusia dalam ayat ini diberikan semangat untuk menuntut ilmu yang disepadankan dengan ketakwaan. Era 5.0 memberikan tantangan dan kesempatan yang dahsyat. Teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara mahasiswa dalam belajar, bekerja, dan bersosialisasi. Mahasiswa muslim harus pintar…

Read More

Oleh: Husnul Khotimah  Pendidikan merupakan amanah besar yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pendampingan moral. Pendidik dituntut untuk menghadirkan keadilan, profesionalisme, dan kasih sayang dalam setiap interaksi dengan peserta didik. Dalam konteks mahasiswa, yang berada pada fase remaja akhir menuju dewasa awal, kehadiran pendidik sebagai pendamping penuh cinta menjadi kebutuhan yang mendasar. Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap peran pendidik. Al-Qur’an menekankan pentingnya keadilan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam proses pendidikan. Allah Swt., berfirman, “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil…

Read More

Kuningan, 22 September 2025 – Belajar bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga menyiapkan diri untuk mengabdi. Itulah semangat yang dihadirkan dalam Stadium General Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Husnul Khotimah Kuningan untuk menyambut tahun akademik 2025/2026. Dengan mengusung tema “Urgensi Penguatan ‘Ulumusy Syar’i bagi Calon Sarjana Hukum”, acara ini digelar pada Senin, 22 September 2025, bertempat di Aula STIS Husnul Khotimah Kuningan. Stadium General ini dihadiri oleh civitas akademika, mahasiswa baru, serta dosen dari dua program studi unggulan, yaitu Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah) dan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Ketua STIS Husnul Khotimah Kuningan, Dr. Mualim, S.Pd.I., M.A., dalam sambutannya menyampaikan…

Read More

Oleh Imam Nur Suharno Zaman dahulu, orangtua ketika hendak menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru ngaji untuk dididik, tidak begitu saja menyerahkan anaknya. Hal ini mengingatkan akan pentingnya peran pendidik terhadap perkembangan anak. Hal ini dicontohkan oleh Utbah bin Abu Sufyan. Ia berpesan kepada pendidik anaknya sejumlah pesan bijak. Utbah bin Abi Sufyan, “Hal pertama yang mesti engkau lakukan (sebelum mendidik anakku) adalah perbaiki dulu dirimu, karena mata mereka tertuju padamu, yang baik menurut mereka adalah apa yang engkau anggap baik, dan yang buruk menurut mereka adalah apa yang engkau anggap buruk. Ceritakan pada mereka kisah orang-orang bijak. Maksimalkan usahamu…

Read More

Oleh Masitoh   Jihad itu luas. Dalam peta perjuangan dunia hari ini, perempuan -khususnya Muslimah-bukan hanya pelengkap. Mereka adalah tonggak. Sejak zaman Rasulullah SAW, para muslimah sudah mengambil peran aktif dalam medan perjuangan. Ummu Umaro (Nusaibah binti Ka’ab), yang bertarung di Perang Uhud untuk melindungi Rasulullah. Rufaidah, yang mendirikan “RS lapangan” pertama di tengah perang. Asma binti Abu Bakar menjadi logistik dalam hijrah Nabi. Perempuan tidak diam. Mereka bergerak. Mereka hadir sebagai penjaga, perawat, pengantar, bahkan pejuang. Maka tidak heran jika hari ini para muslimah kembali mengambil posisi penting dalam jihad global, terutama membela Palestina. Jihad dengan Boikot: Warisan Rasulullah…

Read More

Oleh KH. Mulyadin, Lc., MH Mondok sejatinya berjuang di jalan Allah. Berjuang menempa diri untuk menjadi manusia hebat di kemudian hari. Dalam perjuangan selalu ada rintangan dan tantangan yang mesti dihadapi. Karenanya dalam perjuangan mesti mempunyai bekal yang memadai. Oleh karena itu, wahai anak-anakku para santri Husnul Khotimah, ustadz sampaikan kepada kalian bekal untuk diingat, dipahami dan praktikkan. Paling tidak ada tiga bekal utama mondok di Pesantren Husnul Khotimah agar kalian menjadi santri yang hebat. Pertama, bekal niat. Menjadi santri hebat dimulai dari niat Lillah. Niat bukan sekadar datang ke pesantren, tetapi hadir untuk menggapai ridha Allah. Bukan karena…

Read More

Oleh Adi Bintoro Saat kebutuhan akan kuantitas (jumlah) bertemu dengan kualitas personal yang memiliki jumlah tersebut, maka sejarah mencatat hal yang luar biasa. Magnificent Quantity. Sahabat Utsman bin Affan salah satu tokohnya. Madinah saat itu dalam kondisi cemas. Salah satu kekuatan militer terbesar saat itu, Romawi berniat bergerak ke Madinah. Islam harus dihentikan sebelum mereka bertambah besar. Rasulullah SAW kemudian memutuskan untuk bergerak terlebih dahulu. Mereka akan menghadapi Romawi di luar Madinah. Tabuk menjadi titiknya. Tiga puluh ribu (30.000) tentara muslim akan berangkat. Kondisi cuaca ektrem panas dan perjalanan jauh. Dengan jumlah yang besar dan perjalanan yang sulit, perbekalan…

Read More

Oleh Mustopa Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama membentuk kesejahteraan individu. Kesehatan keluarga tidak hanya ditandai dengan tidak adanya penyakit fisik, tetapi juga dengan hadirnya suasana yang mendukung kesehatan mental bagi setiap anggotanya. Komunikasi yang hangat, dukungan emosional, dan gaya hidup sehat bisa menurunkan risiko gangguan kecemasan, depresi, dan stres kronis. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang suportif mampu menjadi pelindung (buffer) terhadap berbagai tekanan hidup. Sebaliknya, keluarga yang diwarnai konflik, kurang perhatian, atau pola asuh yang tidak sehat dapat menjadi sumber gangguan psikologis. Karena itu, menjaga kesehatan keluarga merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang kuat dan sejahtera.…

Read More

Oleh Aditya Firmansyah Kesuksesan buah dari perjuangan dan proses panjang. Seringkali seseorang hanya melihat dari kesuksesan, tanpa melihat bagaimana prosesnya. Sejatinya kesuksesan seseorang tersebut berbanding lurus dengan proses yang dijalaninya. Kesuksesan tidak didapatkan secara instan, tetapi diraih melalui pengorbanan dan perjuangan. Hal itu ditegaskan dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’d: 11). Kegagalan, hambatan, dan rintangan merupakan bagian dari proses menuju kesuksesaan. Allah SWT menjanjikan dalam Al-Quran, “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. (Qs. Al-Insyirah 5-6). Ketika kesulitan dan hambatan datang…

Read More

Oleh: Aminullah (Mahasiswa Kulliyyah Dakwah Islamiyyah, Tripoli) Pertama kali saya menginjakkan kaki di tanah Libya, sebuah negara yang sebelumnya hanya hadir dalam narasi buku sejarah dan berita-berita tentang konflik bersenjata. Saat tiba di Bandara Mitiga, Tripoli, hati saya dipenuhi campuran perasaan: takjub, cemas, dan saya akui sedikit ketakutan. Di momen itu saya benar-benar sadar bahwa saya tengah memasuki wilayah yang memiliki sejarah panjang tentang peperangan dan ketegangan politik. Kedatangan saya ke Libya bukan sebagai turis atau jurnalis, melainkan sebagai mahasiswa baru di Kulliyyah Dakwah Islamiyah Tripoli, sebuah institusi ternama di dunia Arab yang fokus pada pengkajian dakwah dan keislaman.…

Read More