Oleh Yadi Fahmi Arifudin Tak pernah terlintas dalam benak untuk masuk pesantren. Bahkan hingga kelas 6 SD, dunia pesantren terasa jauh, seolah bukan bagian dari rencana hidup. Gambaran masa depan saat itu sederhana, sekolah biasa, pulang siang, bermain sore, dan dekat keluarga. Namun, hidup sering kali berjalan di luar rencana. Semua bermula ketika Ustadz Achidin Noor, teman kuliah ayah sekaligus alumni pesantren yang sama, mengajak berkunjung ke pesantren yang baru ia rintis, Pesantren Husnul Khotimah. Awalnya, sebatas silaturahim. Tetapi, ada sesuatu yang terasa berbeda. Lingkungannya bersih, tertata rapi, dan penuh disiplin. Bahkan pada masa itu, pesantren ini dikenal sebagai…
Author: hk media 2
Oleh Imam Nur Suharno Pendidikan adalah proses yang sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, dalam proses pendidikan, seringkali kita lupa bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan akhlak siswa. Salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah adalah bullying, yang dapat berdampak buruk pada mental dan emosi siswa. Allah SWT berfirman, “Dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.” (QS. Al-Qashash: 77). Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki kasih sayang.” (HR. Bukhari). Mendidik dengan hati adalah upaya membentuk karakter siswa dengan kasih sayang…
Oleh Masitoh Menjadi teladan dalam keterbatasan sering kali tidak terlihat gemerlap. Ia hadir dalam hal-hal sederhana yang dilakukan berulang, dalam sikap yang dijaga diam-diam, serta dalam kebiasaan yang mungkin tidak disorot. Namun justru di sanalah letak kekuatannya. Kita adalah cermin bagi peserta didik. Apa yang kita lakukan akan menemukan jalannya sendiri untuk terpantul dalam akhlak mereka. Kebiasaan yang kita rawat hari ini dapat hidup lama dalam diri mereka, melintasi ruang dan waktu, jauh setelah perjumpaan itu selesai. Tidak ada yang benar-benar tanpa kekurangan. Setiap kita berjalan dengan batas masing-masing. Tapi keteladanan tidak menuntut kesempurnaan; ia meminta kejujuran dalam proses.…
Oleh Arni Purlika Ungkapan “You are what you eat”, adalah sebuah motivasi gaya hidup sehat yang menekankan bahwa makanan yang kita konsumsi secara langsung akan membentuk fisik dan menunjukkan mental serta kepribadian kita. Ada orang yang makan tanpa pantangan (real food), biasanya yang seperti ini fisik dan tahan tubuhnya kuat. Ada orang yang pilih-pilih menurut selera hanya yang sehat dan bergizi saja yang dimakan, kita menyebutnya orang ini “apik”, ada yang pilih-pilih makanan menurut mood dan selera saja, biasanya orang seperti ini fisiknya ringkih. Ada juga yang segala dimakan (cenderung pada processed food), tersebutnya “jorok” karena yang dikonsumsi adalah…
Oleh Adi Bintoro Yarmuk, medan 36.000 pasukan Muslim bertemu 240.000 pasukan Romawi. Peperangan dahsyat yang menjadi titik balik dominasi kekaisaran Romawi Timur di wilayah Levant, termasuk Suriah dan Yordania modern. Pasukan Muslim yang dipimpin Khalid bin Walid menang. Padahal saat itu jumlah pasukan Romawi lebih dari enam kali lipat. Ini dahsyat, heroik, menegangkan, sekaligus mengherankan. Strategi yang digunakan Khalid saat itu sangatlah tidak lazim di zamannya, grup-grup kecil yang fleksibel mengalahkan kekuatan besar Romawi. Kita berbangga dengan tokoh seperti Khalid bin Walid. Tapi tahukah kita darimana Khalid memiliki strategi yang luar biasa yang tidak lazim di zamannya. Apakah Khalid…
Pancalang- Sabtu, 16 Mei 2026, Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Gedung Serbaguna Kholid bin Walid Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Pancalang pada acara Tarqiyatul Marhalah santri kelas 9 MTs. Momentum kenaikan jenjang ini menjadi bukti nyata kebersamaan seluruh elemen Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, mulai dari Pengurus, Mudir, hingga para kepala divisi yang hadir kompak mendampingi para santri. Kekompakan terlihat dari dominasi balutan baju berwarna maroon dan peci hitam yang dikenakan jajaran pengurus. Di tengah keseragaman tersebut, tampak beberapa anggota pengurus mengenakan kemeja batik bermotif khas, menambah nuansa khidmat sekaligus kultural pada acara. Warna maroon yang mendominasi mencerminkan semangat, keberanian,…
Oleh KH Fauzi Muhammad Ali, Lc Menjadi santri bukan hanya tentang menghafal kitab dan mempelajari ilmu agama, tapi juga tentang menjaga kesehatan tubuh dan jiwa. Rasulullah SAW bersabda bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Kekuatan yang dimaksud bukan hanya kekuatan iman saja, tetapi juga kekuatan fisik yang menopang amal kebaikan. Sebagai santri, kita harus menjaga qowiyyul jismi (قوي الجسم) – memiliki jasmani yang kuat. Ini berarti kita harus: menjaga pola makan yang baik, hindari makanan yang banyak mengandung lemak, ber micin, kepedasan, dan minuman yang bersoda; berolahraga agar tubuh tetap kuat, mulai dari jalan kaki,…
Oleh Linda Haryanti Di tengah dunia yang sering menilai seseorang dari penampilan, popularitas, atau pencapaian materi, seorang muslimah kerap dihadapkan pada berbagai standar yang membuatnya merasa kurang. Media sosial menampilkan kehidupan yang tampak sempurna, lingkungan sering menuntut lebih dari kemampuan. Tanpa sadar, kita jadi membandingkan diri sendiri dan akhirnya merasa kurang. Namun ada satu kebenaran yang tidak boleh dilupakan: seorang muslimah sangat berharga di mata Allah. Sejak awal, Islam memuliakan perempuan. Seorang muslimah memiliki kedudukan terhormat dan peran penting dalam kehidupan. Ia adalah calon pendidik generasi, penjaga nilai-nilai kebaikan, dan penyebar kasih sayang di tengah masyarakat. Nilai seorang muslimah…
Oleh Husnul Khotimah Sebuah nasihat yang sering dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib. Beliau menyampaikan kalimat yang sarat makna ‘Masa lalu adalah milik sejarah, masa depan adalah milik Allah, dan yang benar-benar menjadi milik kita adalah hari ini, bahkan detik ini’. Nasihat tersebut bukan sekadar kalimat indah untuk dibaca dan dihafal. Ia adalah prinsip hidup yang seharusnya menuntun cara kita belajar, beribadah, dan menjalani hari-hari di dunia ini. Sering kali kita terjebak pada dua hal, penyesalan masa lalu dan kekhawatiran akan masa depan. Dalam lingkup pesantren, ada yang menyesal karena dulu kurang serius menghafal, pernah melanggar aturan, atau merasa tertinggal…
Oleh Aminulloh Bagi sebagian mahasiswa yang memiliki minat mendalami ilmu keislaman sekaligus merasakan pengalaman belajar di luar negeri, Kulliyyah Dakwah Islamiyyah bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik. Kampus ini dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa melalui lingkungan internasional dan pengalaman hidup yang beragam. Sejarah Singkat Kampus Kulliyyah Dakwah Islamiyyah didirikan pada 1974 berdasarkan SK No. 78 Tahun 1974. Kampus ini berada di bawah naungan Yayasan Jamiah Dakwah Islamiyyah atau World Islamic Call Society (WICS) yang berpusat di Tripoli, Libya. Sejak awal berdirinya, kampus ini memiliki visi menyebarkan ilmu pengetahuan…
