Author: afm

KUNINGAN — Datuk Seri Ulama Setia Negara Prof DR Ustadz Abdul Shomad Batubara, Lc, D.E.S.A., Ph.D. atau yang akrab disapa Ustadz Abdul Shomad (UAS), mengungkapkan, belajar di pondok pesantren dan menjadi seorang santri merupakan sebuah keberuntungan. Pasalnya, pendidikan di pesantren lebih luas dan mendalam dibanding sekolah umum lainnya. ‘’Anak-anak SMP, SMA, mohon maaf, bukan bermaksud mengecilkan atau menyudutkan; Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, satu tangan selesai. Tapi pesantren? Bahasa Arab, Nahwu, Shorof, Balaghoh, Ma’ani, Mantik, Bayan, Muhaddatsah, Muthola’ah. Ini baru bahasa. Selain itu ada Fiqih, Qowaidul Fiqih, Ushul Fiqih, Hadits, Rijalul Hadits, Tafsir dan lainnya,’’ kata UAS, saat menghadiri…

Read More

https://www.youtube.com/watch?v=9OKuh0kdoPY&t=7s Selamat dan Sukses Kepada Santri Pontren Husnul Khotimah Kuningan, Aqsha Haziq Attaqy  yang Meraih Juara dalam EXPO 5 Al Multazam Tingkat Nasional

Read More

Madu rasa dan buah vita yang sudah lawas,  warnanya merah bagai rembulan  Sungguh sangat luar biasa Aresta 17  acaranya meriah dan sangat menawan  “Cakep” jawab para hadirin menjawab pantun yang disampaikan Ust. Mu’tamad dalam pentupan Aresta 17 (29/1) yang digelar 3 hari berturut-turut (27 – 29 Januari) di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Maniskidul Jalaksana Kuningan.  Dalam sambutanya Ust. Mu’tamad, Lc. M.Pd. Al Hafidz  menyampaikan semboyan Aresta sejalan dengan yang disampaikan Syaikh Yahya Syarofudin al Imriti pada abad ke-16. “genggam dunia dengan impianmu dan ubah dunia dengan potensimu sejalan dengan yang disampaikan Syaikh Yahya dalam kitabnya.  “seorang pemuda itu akan dianggap…

Read More

Yang paling bisa menjelaskan Kairo dan Mesir pada saya secara gamblang, adalah Pemilik Kitab ‘Husnul Muhadharah fî Akhbâr Mishr wal Qâhirah’, siapa lagi kalau bukan Imam Jalaluddin Asy Suyuthi. Buku tebal itu membuat siapapun yang tinggal di Mesir —dengan segala kelebihan dan kekurangannya— akan merasa percaya diri penuh dan bangga atas kemesirannya. Barangkali Imam Suyuthi memang tahu betul bahwa negeri yang ia pijak itu menyimpan legenda bertubi-tubi. Beliau selama hidupnya mengajar di Masjid Zahir Baybars, dan menjadi seorang Ulama besar di Kairo. Dan siapapun yang belajar sejarah akan tahu, siapa yang jadi Ulama besar di Kairo pada fase setelah…

Read More

Tulisan bisa lebih abadi bila dibandingkan dengan omongan. Perkembangan tulisan juga tidak bisa dipisahkan dengan tutur kata. Awalnya kisah banyak disampaikan melalui penuturan lisan. Setidaknya demikianlah yang disebutkan dalam sejarah perkembangan kesusastraan nusantara. Kisah fiksi apapun bentuknya tidaklah bisa dikatakan sepenuhnya fiktif. Ada sesuatu yang ingin disampaikan, ada hal tertentu yang diharapkan bisa sampai pada pembaca. Kegelisahan, keresahan, kepedulian penulis, diulas dalam bentuk paparan yang imajinatif, sekali lagi, tidak sekedar fiktif, akan tetapi realitas yang dicoba dihadirkan dengan membentuk realitas imajiniatif. Bagi yang membaca bisa memaknai apa saja menurut yang ditangkapnya, menurut serapan rasa yang bisa diperoleh.  Realitas imajinatif tidak…

Read More